3 Golongan Penerima Daging Qurban yang Perlu Diketahui

3 Golongan Penerima Daging Qurban yang Perlu Diketahui

3 Golongan Penerima Daging Qurban yang Perlu Diketahui, Setiap tanggal 10 dzzulhijah, umat muslim akan merayakan hari raya Qurban, yang dimana berbagai jenis hewan ternak seperti sapi, kambing dan domba akan disembelih pada waktu tersebut. daging daging dari hewan Qurban nantinya akan dibagikan kepada para kalangan atau orang orang yang membutuhkannya.

Berikut ini ada 3 golongan penerima daging qurban yang perlu diketahui

  1. Orang yang Berqurban dan Keluarganya

Orang yang berqurban boleh memakan sepertiga daging hewan yang diqurbankan. 

Allah SWT berfirman:

 فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا القَانِعَ وَالْمُعْتَر 

“Maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta” (QS.Al-Hajj: 28) 

Rasulullah SAW juga telah bersabda tentang bolehnya orang berqurban memakan daging hewan qurban: 

وَقَوْلِ النَّبِيِّعَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ – «كُنْت نَهَيْتُكُمْ عَنْ لُحُومِ الْأَضَاحِيِّ فَكُلُوا مِنْهَا وَادَّخِرُوا» 

“Dahulu saya melarang kalian memakan daging hewan, maka (sekarang) makanlah darinya dan simpanlah”.

  1. Diberikan ke fakir dan Miskin

Golongan kaum fakir dan miskin juga merupakan golongan yang berhak mendapatkan bagian daging Qurban.

 لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ 

“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir” (QS. Al-Hajj: 28) 

Rasulullah SAW bersabda, “Makanlah, berilah makan orang miskin dan hadiahkanlah.” (HR Bukhari 5567, Muslim 1972).

  1. Kerabat dan Tetangga 

Allah SWT berfirman: 

وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ كَذَلِكَ سَخَّرْنَاهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ 

“dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi’ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, Maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam Keadaan berdiri (dan telah terikat). kemudian apabila telah roboh (mati), Maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, Mudah-mudahan kamu bersyukur” (QS. Al-Hajj: 36) 

Juga hadits Rasulullah saw berikut: 

وَقَوْلِ النَّبِيِّعَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ – «كُنْت نَهَيْتُكُمْ عَنْ لُحُومِ الْأَضَاحِيِّ فَكُلُوا مِنْهَا وَادَّخِرُوا» 

“Dahulu saya melarang kalian memakan daging hewan, maka (sekarang) makanlah darinya dan simpanlah”. Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *