7 Makanan dan Minuman Haram dalam Islam, Begini Dalilnya

7 Makanan dan Minuman Haram dalam Islam, Begini Dalilnya

Dalam ajaran Islam, kita diajarkan untuk mengenal mana makanan dan minuman yang baik, dan mana makanan dan minuman yang tidak baik. Dalam mengenal makanan tersebut. Dalam hal tersebut kita dikenalkan dengan istilah makanan yang haram dan makanan yang halal.

Di dalam dalil menjelaskan bahwa ada beberapa jenis makanan dan minuman yang haram menurut Islam dan berikut beberapa diantaranya.

  1. Bangkai dan Babi

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Maidah ayat 3)

  1. Hewan yang Disembelih Tanpa Menyebut Nama Allah SWT

“Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik.” (QS. Al An’am ayat 121)

  1. Hewan Pemakan Kotoran

Hewan yang mengkonsumsi kotoran dalam Islam disebut dengan jallallah. Hewan ini dikategorikan sebagai makanan haram jika ingin dikonsumsi dagingnya.

Pada hadits riwayat Ibnu Umar bahkan susunya sekali pun tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi karena ikut diharamkan. Hewan yang tergolong jallallah ini baru bisa dikonsumsi jika telah dihilangkan najisnya selama 3 hingga 40 hari.

“Rasulullah SAW melarang daging dan susu dari jallallah.” (HR Ibnu Majah).

  1. Darah yang Mengalir

“Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor, atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. AlAn’am ayat 145)

  1. Khamr

Ibnu Umar melalui hadits An-Nasa’i menyebutkan hal tersebut dan menekankan status keharaman khamr:

“Setiap yang memabukkan adalah khamr dan tiap khamr adalah haram.” (HR An-Nasa’i).

  1. Hewan yang Memiliki Taring

“Setiap binatang buas yang bertaring, maka memakannya adalah haram.” (HR Muslim).

  1. Burung Berkuku Tajam

“Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring, dan setiap jenis burung yang mempunyai kuku untuk mencengkeram.” (HR Muslim).  

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *