9 Adab Makan dan Minum dalam Islam

9 Adab Makan dan Minum dalam Islam, Ajaran agama Islam sejatinya mengajak kita untuk melakukan berbagai kebaikan. Berbagai Kehidupan sosial ikut diatur didalamnya. Menjalankan norma yang baik, terhitung sebagai pahala. Hal itu sebagai dasar adanya habluminallah (hubungan vertikal manusia kepada Allah) dan habluminannas (hubungan horizontal sesama manusia). Termasuk dengan adab ketika makan dan minum juga diterapkan dalam ajaran Islam.

Adab Makan dan Minum dalam Islam

Agar anda tidak salah dalam mengkonsumsi makanan dan minuman, berikut ini ada nn9 adab makan dan minum dalam Islam.

1. Mengkonsumsi yang Halal

“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah direzekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” AlQuran surat Al-Maidah ayat 88

2. Mencuci Kedua Tangan

Hal ini pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, yang dijelaskan oleh Aisyah radhiallahu’anha:

“Rasulullah SAW jika beliau ingin tidur dalam keadaan junub, beliau berwudhu dahulu. Dan ketika beliau ingin makan atau minum beliau mencuci kedua tangannya, baru setelah itu beliau makan atau minum.” (HR. Abu Daud no.222, An Nasa’i no.257, dishahihkan Al Albani dalam Shahih An Nasa’i)

3. Berdoa Sebelum Makan

“Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia membaca ‘Bismillah’ (dengan menyebut nama Allah). Jika ia lupa membacanya sebelum makan maka ucapkanlah ‘Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi.” (HR. At-Tirmidzi).

Doa makan yang lengkap:

“Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa ‘adzaa bannaar”

Artinya: “Ya Allah, semoga Engkau berkenan memberikan berkah (kemanfaatan) kepada kami atas apa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami dan semoga Engaku berkenan menjaga kami dari siksa api neraka yang menyakitkan.”

4. Gunakan Tangan Kanan

“Jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim).

5. Tidak Mencela Makanan

“Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan sama sekali. Apabila beliau menyukainya, maka beliau memakannya. Dan apabila beliau tidak suka terhadapnya, maka beliau meninggalkannya.” (HR. Muslim)

6. Tidak Mubazir

Allah berfirman dalam AlQuran surat Al-A’raf ayat 31, yang artinya:

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

7. Makan dan Minum Sepertiga Bagian

Beliau mengajarkan untuk menyisakan sepertiga bagian, seperti hadist berikut:

“Keturunan Adam tidak dianggap menjadikan perutnya sebagai wadah yang buruk jika memenuhinya dengan beberapa suap yang dapat menegakkan tubuhnya. Karena itu, apa yang dia harus lakukan adalah sepertiga perutnya untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk napas,” (HR Ahmad).

8. Segera Makan Hidangan yang Disiapkan

“Jika makan malam sudah disajikan dan Iqamah salat dikumandangkan, maka dahulukanlah makan malam.” (HR. Bukhari)

9. Akhiri Makan & Minum dengan Berdoa

Selain dibuka dengan doa, tutuplah prosesi makan kita juga dengan berdoa. Sebagai bentuk mengucap syukur atas makanan yang disantap.

“Alhamdu lillaahil ladzii ath’amanaa wa saqoonaa wa ja’alnaa muslimiin.”

Artinya: “Segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah memberikan makanan dan minuman ini serta jadikan kami sebagai orang-orang islam.”

 Itulah 9 adab dalam makan dan minum menurut ajaran Islam. Semoga apa yang telah dijelaskan di atas dapat membantu kita semua terhindar dari hal hal yang dapat menimbulkan dosa dan memperoleh keberkahan dalam hidup.

Agar makanan dan minuman yang diperoleh menjadi lebih berkah, jangan lupa dengan saudara kita di luar sana yang membutuhkannya. Kami mengajak anda untuk berdonasi dan membantu sahabat sahabat kita yang ada di luar sana dengan menyalurkan bantuan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *