Adab Makan dan Minum Menurut Anjuran Rasulullah SAW

Adab Makan dan Minum Menurut Anjuran Rasulullah SAW

Adab Makan dan Minum Menurut Anjuran Rasulullah SAW, Islam selalu mengajarkan kita akan suatu kebaikan dan begitu juga dalam makan. Islam memiliki aturan makan yang sangat dianjurkan untuk diikuti demi menciptakan suatu hal yang baik bagi diri sendiri dan masyarakat luas.

Adab Makan dan Minum

Adapun, aturan ini tertuang dalam berbagai hadits menurut para sahabat Rasulullah. Dapat makan sehari-hari adalah salah satu bentuk rezeki yang telah dilimpahkan Allah SWT terhadap umat manusia, sehingga sudah seharusnya menikmati rezeki dengan cara yang baik dan benar agar terciptanya kenikmatan berkah dalam setiap rezeki yang telah kita peroleh.

Hindari meniup makanan dan minuman panas

Larangan meniup makanan dikuatkan oleh beberapa hadis yaitu 

Hadis dari Abu Qatadah r.a.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam  bersabda,

إِذَا شَرِبَ أَحَدُكُمْ فَلاَ يَتَنَفَّسْ فِي الإِنَاءِ، وَإِذَا أَتَى الخَلاَءَ فَلاَ يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ

“Apabila kalian minum, janganlah bernafas di dalam gelas, ketika buang hajat, janganlah menyentuh kemaluan dengan tangan kanan… (HR. Bukhari 153)”.

Hadis dari Ibnu Abbas r.a.

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُتَنَفَّسَ فِي الإِنَاءِ أَوْ يُنْفَخَ فِيه

“Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam melarang bernafas di dalam gelas atau meniupi gelas (HR. Ahmad 1907, Turmudzi 1888, dan dishahihkan Syuaib Al-Arnauth).”

Meskipun pada contoh di atas tidak disebutkan hadis mengenai larangan meniup makanan, namun dari segi medis meniup makanan merupakan salah satu hal yang tidak dianjurkan sebab ketika bernapas manusia akan mengeluarkan CO2 . Tanpa kita sadari, di dalam mulut kita terdapat cukup banyak mikroorganisme layaknya virus atau bakteri. Biasanya, bakteri ini akan berkumpul pada sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik. banyak orang tua yang biasanya akan meniupkan makanan atau minuman panas untuk anaknya. Padahal, bisa jadi orang tua ini sedang sakit flu, batuk, atau bahkan terkena TBC, sehingga akan beresiko menularkan penyakit.

Mengkonsumsi yang Halal

Sebagai seorang Muslim, wajib hukumnya untuk mengetahui apakah makanan atau minuman yang akan kita konsumsi merupakan makanan yang halal atau haram. Islam melarang umat muslim untuk mengkonsumsi makanan makanan yang haram maka dari situlah kita penting mengetahui dengan jelas makanan yang akan kita konsumsi.

Allah SWT telah menjelaskannya dalam Surat Al-Baqarah 168, yang berbunyi:

ا ا النَّاسُ لُوا ا الْأَرْضِ لَالًا ا لَا ا اتِ الَّشَّيْطَانِ لَكُمْ

“Hai manusia, makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal dan baik dan janganlah kamu mengikuti jejak setan. Sesungguhnya dia adalah musuh yang nyata bagimu.” (Al-Baqarah, 2: 168).

Mencuci Tangan

Jauh sebelum covid 19 melanda,  anjuran untuk mencuci tangan sudah dianjurkan dalam Islam. Dengan membiasakan diri mencuci tangan sebelum makan dapat membantu kita terhindar dari serangan berbagai macam kuman dan bakteri yang mungkin berada pada tangan saat melakukan suatu pekerjaan.

Cara mencuci tangan yang benar yakni dengan membersihkan sela-sela kotoran di setiap jari tangan. Jika tangan telah dalam keadaan bersih, ini akan mencegah kita dari keracunan makanan akibat bakteri yang ada pada tangan kita.

Makanan Dihidangkan dengan Benar

Dalam Islam, dianjurkan untuk menghidangkan makanan di atas sufrah (alas untuk meletakkan makanan).

Hal ini sebagaimana hadits dari Anas Radhiyallahu anhu, beliau berkata:

مَا أَكَلَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى خِوَانٍ وَلاَ فِيْ سُكُرُّجَةٍ.

Artinya “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah makan di atas meja makan dan tidak pula di atas sukurrujah,” [HR. Al-Bukhari no. 5415].

Mengucapkan Basmalah dan Berdoa

Di dalam adab dan makan menurut Islam, membaca basmalah penting untuk diterapkan.ingat, kita sellau dianjurkan untuk mengucap nama Allah SWT setiap akan memulai sesuatu dan termasuk saat hendak makan atau minum. 

Umar bin Abi Salama berkata: Saya berada di bawah asuhan Rasulullah (saw), dan ketika tangan saya digunakan untuk berkeliaran di piring dia berkata kepada saya.

“ak, sebutkan nama Allah, dan makan dengan tangan kananmu dan makanlah dari apa yang dekat denganmu. Dan begitulah aku makan sejak itu”. (Hadits Muslim, 2022).

Adapun doa yang dapat dipanjatkan ketika sebelum dan sesudah makan yaitu 

Doa sebelum makan

الَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa ‘adzaa bannar.”

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka.”

Doa sesudah makan

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْنَ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

“Alhamdulillahilladzi ath-amanaa wa saqoona wa ja’alanaa minal muslimiin.”

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk dari kaum muslimin.”

Dalam rangka memperingati hari kesehatan, kami ingin mengajak anda semua untuk ikut berpartisipasi dalam donasi hari kesehatan untuk saudara kita yang membutuhkannya. Bantuan yang anda berikan akan kami salurkan langsung kepada mereka yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *