Ayat –ayat Al-Quran Tentang Peran Ayah

Ayat –ayat Al-Quran Tentang Peran Ayah

Ayat –ayat Al-Quran Tentang Peran Ayah Di dalam bahtera rumah tangga  akan ada satu pemimpin dan yang menjadi contoh yang mengendalikan   keluarga tersebut agar selalu harmonis dan dalam pengambilan keputusan harus ada yang memutuskan. Kalau kita ambil contoh di dalam rumah tangga sudah pastinya seorang laki-laki atau ayah yang menentukan bagaimana  keluarga  itu akan menghadapi permasalahan- permasalahan yang datang.  Contoh permasalahannya adalah untuk mendapatkan rezeki  dari allah , supaya keluarga kita anak dan istri bisa makan setiap harinya. Maka dari itu secara syariat  seorang suami atau ayah memiliki kewajiban untuk berikhtiar mencari rezeki dengan bekerja.

Untuk pengasuhan anak –anak di dalam keluarga bukan semata –mata semuanya  diasuh oleh ibu tetapi peran ayah sangat diperlukan. Mendidik anak-anak peran ayah sangatlah penting.

 Dan di masyarakat dalam pengasuhan anak selalu ibu menjadi peran penting.  Karena sudah dari masa dahulu pemikiran masyarakat di buat kalau ibu lebih berperan dalam mengasuh anak di rumah.  Dan seorang ayah  hanya mempunyai tanggung jawab untuk bekerja  dan menafkahi anak istrinya.

Namun yang sebenarnya seorang ayah memiliki peran yang sangat penting juga dalam mendidik dan mengasuh anak. Sebab di dalam al-quran  terdapat kisah-kisah teladan  yang bisa kita tiru. Contohnya pada kisah luqman yang menasehati anaknya. Nabi Ibrahim yang mendididk Ismail supaya menjadi anak yanga saleh, nabi zakariya dan anaknya , nabi yahya dan masih banyak lain dan sebagainya 

Pada sabda rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam peran penting ayah pada keluarga  yang artinya

“Seorang ayah adalah bagian tengah dari gerbang surga. Jadi tetaplah di gerbang itu atau lepaskan, “( H.R Tirmidzi).

Berikut Ayat-ayat Al quran tentang peran ayah:

Dalam mengasuh anak terdapat dalil dari surah al Luqman ayat 16-18 dan al-baqarah ayat 233.

          QS.Luqman ayat 16-18 yang artinya:

Artinya “ (luqman berkata) : “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu  atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya ( membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus  lagi Maha Mengetahui,  “ (QS. Luqman [31]:16).

Artinya: “ Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan( oleh Allah), “ (QS.Luqman [31]:17)

Artinya: “dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri,” ( Qs Luqman [31]:18]

          QS . Al Baqarah Ayat 233

Yang artinya: “ Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh , yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan waris pun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih ( sebelum dua tahun ) dengan kerelaan keduanya dan  permusyawaratan, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada allah dan ketahuilah bahwa Allah maha melihat apa yang kamu kerjakan, “  ( QS. Al-Baqarah [2}:233)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *