Cara Membuat Hati Tenang Dalam Menghadapi Masalah

Cara Membuat Hati Tenang Dalam Menghadapi Masalah

Masalah di dalam hidup  sudah pasti kita akan dapat mengalaminya. Dan tidak akan ada ujung batasnya masalah  di dunia ini. Disaat kita mendapatkan masalah dan kita bisa menyelesaikan masalah tersebut , maka akan datang lagi masalah ke kita, masalah besar dan kecil itu tergantung dari diri kita bagaimana menghadapi atau menanggapi masalah tersebut.  

.seorang muslim masalah yang datang itu adalah sebuah  ujian yang dimana bisa meningkatkan keimanan kepada Allah subhanahu wa ta’ala . dan di ajaran islam seorang muslim diajarkan untuk mampu membuat hati tetap tenang disaat menghadapi masalah yang datang . berikut akan kita berikan  cara membuat hati tenang dalam menghadapi masalah:

  1.   Selalu Bersyukur

Perlu kita ketahui setiap manusia yang mendapatkan masalah atau ujian  dari allah subhanahu wa ta’ala   supaya bisa meningkatkan keimanan. Dan setiap manusia akan mendapatkan ujian yang berbeda-beda . selalulah bersyukur dengan kondisi kita saat ini  sebab seberat berat masalah kita pasti ada seseorang yang mendapatkan masalah yang lebih berat dari kita. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“ Sesungguhnya Allah itu Ghafur dan Syakur” (QS. Asy-Syura: 23).

Imam Abu Jarir Ath-Thabari, menafsirkan dalil ini dengan sebuah riwayat dari Qatadah, “Ghafur artinya Allah Maha Pengampun terhadap dosa, dan Syakur artinya Maha Pembalas Kebaikan sehingga Allah lipat-gandakan ganjarannya” (Tafsir Ath Thabari, 21/531).

  1.   Membaca al quran

 Alquran adalah kalam allah subhanahu wa ta’ala  yang akan membuat hati kita tenang , disaat kita membacanya dengan baik

Syaikhul Islam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnya Zadul Ma’ad mengatakan:

“Al-Quran adalah penyembuh yang sempurna dari seluruh penyakit hati dan jasmani, demikian pula penyakit dunia dan akhirat. Dan tidaklah setiap orang diberi keahlian dan taufiq untuk menjadikannya sebagai obat. Jika seorang yang sakit konsisten berobat dengannya dan meletakkan pada sakitnya dengan penuh kejujuran dan keimanan, penerimaan yang sempurna, keyakinan yang kokoh, dan menyempurnakan syaratnya, niscaya penyakit apapun tidak akan mampu menghadapinya selama-lamanya”.

  1.   Tawakal

Disaat datangnya masalah kita selalu mengingat allah dan selalu serahkan segala masalah kepada allah, karena tidak ada daya dan upaya selain allah yang mampu. Maka kita bertawakal dan berserah diri kepada allah disaat menghadapi masalah. Allah Berfirman:

“Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, maka Dialah Yang Mencukupinya” (QS. Ath-Thalaq: 3)

  1.   Sholat

Allah Subhanahu wa ta’ala telah berjanji akan menolong hambanya yang dalam masalah kalau mereka selalu bersabar dan sholat. Tidak ada yang lebih membuat tenang hati kita jika kita lagi beribadah.

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153).

  1.   Istighfar

Setiap masalah yang datang kepada kita selalu ingatlah kepada allah, bisa jadi kita terlalu banyak dosa dan allah ta’ ala membersihkan dosa kita sedikit-demi sedikit melalui maslah yang datang. Oleh karena itu marilah kita selalu memperbanyak memohon ampun dengan mengucapkan istighfar . rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

“Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka”  (HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanadnya dinilai sahih oleh al-Hakim serta Ahmad Syakir).

Dengan kita sering beristighfar maka hati kita akan menjadi lebih tenang yang berefek segala masalah yang datang kepada kita lebih mudah untuk diselesaikan. Allah ta’ala Berfirman:

Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allâh, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” [al-Ahzâb/33:41-42]

 Begitulah beberapa cara membuat hati tenang dalam menghadapi masalah, semoga bisa bermanfaat dan semoga kita selalu dalam lindungan  Allah Subhanahu wa ta’ala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *