Hari-hari Baik Memotong Kuku dalam Islam

Hari-hari Baik Memotong Kuku dalam Islam

Dalam ajaran Islam kita diperkenalkan dengan 5 sunnah fitrah yang berkaitan dnegan kebersihan yang salah satunya adalah memotong kuku, untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Memotong kuku dapat membantu kita terhindar dari kuman kuman yang bersarang di dalam kuku yang mungkin saja dapat terkonsumsi melalui makanan makanan yang kita pegang, maka dari itu sangat penting halnya untuk selalu memotong kuku dikala sudah panjang.

Raghib As-Sirjani dalam bukunya 354 Sunnah Nabi Sehari-hari menjelaskan, waktu terlama memotong kuku adalah 40 hari. Hal tersebut dijelaskan Rasulullah SAW melalui sebuah hadits yang berasal dari Anas bin Malik ra, ia berkata:

وُقِّتَ لَنَا فِي قَصِّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمِ الْأَظْفَارِ وَنَتْفِ الْإِبِطِ وَحَلْقِ الْعَانَةِ أَنْ لَا نَتْرُكَ أَكْثَرَ مِنْ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

Artinya: “Diberikan waktu bagi kami untuk mencukur kumis, bulu ketiak, memotong kuku, dan mencukur bulu kemaluan tidak lebih dari empat puluh hari.” (HR Muslim).

Saat memotong kuku juga dianjurkan untuk memotongnya pada hari hari yang dianjurkan seperti apa yang dikatakan oleh Imam Nawawi RA yaitu 

“Imam Syafi’i dan para ulama mahzab Syafi’iyah rahimahullah menegaskan dianjurkannya memotong kuku dan mencukur rambut-rambut pada tubuh (kumis dan bulu kemaluan) pada hari Jumat.” (Al-Majmu’Syarh Al-Muhadzdzab, 1:287)

Dalam sebuah hadits dijelaskan sebagai berikut:

“Adapun menurut Imam asy-Syafi’i dan ulama-ulama asy-Syafi’iyah, sunah memotong kuku itu sebelum mengerjakan sembahyang Jumat, sebagaimana disunatkan mandi, bersiwak, memakai wewangian, berpakaian rapi sebelum pergi ke masjid untuk mengerjakan sholat Jumat.” (HR. Muslim)

Selain hari Jumat ada pula hari baik yang disunahkan untuk memotong kuku seperti hari Kamis dan Senin.

Adapun hari lainnya yang tidak dianjurkan untuk memotong kuku yakni pada hari Sabtu, Minggu, Selasa dan Rabu.

“Memotong kuku hari Sabtu menimbulkan penyakit yang menggerogoti tubuh. Melakukan hal serupa pada hari Ahad menyebabkan hilangnya barokah.” (Imam Qasim Al Ghazi)

Imam Qasim Al Ghazi dalam kitab Hasyiyah Al Baijuri menjelaskan memotong kuku pada hari Senin menjadi orang alim dan mempunyai keutamaan.

Sebaliknya jika dilakukan di hari Selasa menyebabkan kebinasaan.

“Dan pada hari keempat, yaitu Rabu, memotong kuku dapat menyebabkan buruk akhlak. Dan di hari Kamis, melakukannya mendatangkan kekayaan,” kata Imam Qasim Al Ghazi.

“Dan menambah ilmu dan sifat santun, jika dilakukannya pada hari Jumat. Demikianlah kami riwayatkan dari Nabi SAW,” lanjutnya.

Ulama mazhab Syafi’i lebih menganjurkan memotong kuku pada Jumat.

Selain hari itu, tidak ada larangan bagi siapa pun untuk memotong kukunya.

Sebab, memotong kuku adalah bagian dari upaya membersihkan diri yang dianjurkan dalam Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *