Hukum Bila Tak Sengaja Makan Makanan Haram

Hukum Bila Tak Sengaja Makan Makanan Haram

Hukum Bila Tak Sengaja  Makan Makanan Haram

Dalam ajaran Islam, kita diajarkan untuk memilih mana yang baik dan mana yang buruk dan termasuk juga dalam memilih makanan. Sebagai umat muslim tentunya kita sudah tahu bahwa dalam ajaran Islam ada jenis makanan yang diperbolehkan untuk dimakan (halal) dan adapula jenis jenis makanan yang tidak diperbolehkan untuk dimakan (haram).

Namun sebagai manusia kita terkadang tidak luput dari kesalahan, dan termasuk dengan memakan makanan makanan yang diharamkan secara tidak disengaja. Lalu bagaimana hukumnya dalam Islam jika secara tidak snegaja memakan makanan yang diharamkan.?

Dalam QS al-Baqarah ayat 173 menjelaskan:

فَمَنِ ٱضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَآ إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Artinya: “Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Berdasarkan penjelasan di atas, maka kita tidak perlu khawatir jika secara tidak sengaja mengkonsumsi makanan yang haram sebab Allah SWT adalah sosok pengampun.

Sesungguhnya Allah Swt. maha pengampun dan maha penyayang. Allah akan mengampuni seluruh dosa jika dilakukan secara tidak sengaja. Seperti yang dijelaskan pada hadist riwayat HR. Muslim no. 126 dibawah ini.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda:

إن الله تجاوز لي عن أمتي الخطأ والنسيان وما استكرهوا عليه

“Sesungguhnya Allah telah memaafkan umatku yang berbuat salah karena tidak sengaja, atau karena lupa, atau karena dipaksa” (HR Ibnu Majah, 1675, Al Baihaqi, 7/356, Ibnu Hazm dalam Al Muhalla, 4/4, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibnu Majah).

Berdasarkan hadist Rasulullah SAW

Untuk memperkuat pernyataan berdasarkan Ayat Al-quran QS al-Baqarah ayat 173, Rasulullah SAW pernah bersabda seperti dibawah ini.

“Sesungguhnya Allah telah memaafkan umatku yang berbuat salah karena tidak sengaja, atau karena lupa, atau karena dipaksa” (HR Ibnu Majah, 1675, Al Baihaqi, 7/356, Ibnu Hazm dalam Al Muhalla, 4/4, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibnu Majah).

Meskipun Allah Maha Pengampun, namun kita sebagai umat muslim jangan luput dari kehati hatian dalam memakan makanan makanan yang belum jelas asal dan usulnya. Sebelum mengkonsumsi makanan, sebaik ketahui terlebih dahulu dari mana dan bagaimana makanan tersebut telah disajikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *