Ikuti Adab Makan dalam Islam Agar Kenyang dan Berlimpah

Ikuti Adab Makan dalam Islam Agar Kenyang dan Berlimpah

Ikuti Adab Makan dalam Islam Agar Kenyang dan Berlimpah, Rasulullah SAW banyak mencontohkan dan menjelaskan berbagai adab dan perihal terkait dalam kehidupan didunia dan termasuk dengan adab dalam makan. Mengikut anjuran makan yang dicontohkan Rasulullah SAW makan akan menjadi pahala yang berlimpah.

Makan dan minum sudah menjadi kebutuhan semua manusia dalam sehari hari yang bahkan setiap orang bisa makan setidaknya tiga kali dalam sehari. Dalam Ajaran Islam, makan dan minum tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan jasmani melainkan juga dapat menjadi suatu ibadah.

Adab Makan dalam Islam Agar Kenyang dan Berlimpah

Beberapa hadist menjelaskan Rasulullah SAW mencontohkan adab makan dan minum yang baik. Ketika sunnah ini diikuti maka akan banyak manfaat yang didapat. Makan membuat perut menjadi kenyang, tubuh sehat karena pola makannya terjaga serta bisa mendapat pahala berkali lipat.

1. Diniatkan untuk ibadah

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, makan tidak hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan jasmani, melainkan makan juga dapat menjadi sebuah ibadah. Segala amal perbuatan tergantung dari niatnya, dan termasuk juga ketika makan.

Ketika seorang muslim akan makan, sebaiknya berniat makan uni untuk ibadah kepada Allah SWT, maka makanannya akan berlimpah pahala. Diriwayatkan dari Amirul Mukminin Abu Hafs Umar bin Khatab, ia berkata: Saya pernah mendengar Rasuulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya amal perbuatan tergantung kepada niatnya, dan bagi seseorang tergantung apa yang ia niatkan…” (H.R. Imam Bukhari dan Muslim).

Sebelum makan pastikan tidak lupa untuk berdoa. Namun apabila lupa berdoa di awal makan dan minum, ucapkanlah segera saat teringat: “Bila salah seorang di antara kamu hendak makan, maka ucapkanlah ‘Bismillah’. Namun bila ia lupa di awalnya, maka ucapkanlah: ‘Bismillahi awwalahu wa akhirohu’ (Dengan menyebut Nama Allah dari mula hingga akhir).” (H.R. Abu Dawud dan Turmudzi).

2. Makan dan minum menggunakan tangan kanan

“Apabila seseorang dari kamu makan, maka hendaklah ia makan dengan (tangan) kanannya. Dan apabila ia minum, maka minumlah dengan kanannya. Karena sesungguhnya setan itu makan dengan kirinya, dan (juga) minum dengan kirinya.” (H.R. Imam Muslim).

Ini juga berarti menaati tuntunan Allah SWT yang melarang mengikuti perilaku setan. Dalam Al-Quran tercatat dalam surah An-Nur ayat 21.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah- langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar.” (Q.S. An Nur ayat 21).q

3. Makan dan minum dalam posisi duduk

Dalam hadist mengatakan ketika orang muslim minum sambil berdiri maka dianjurkan untuk memuntahkannya.

“Janganlah salah seorang di antara kamu minum sambil berdiri; dan barangsiapa yang lupa, maka hendaklah ia memuntahkannya.” (H.R. Imam Muslim).

“Anas berkata: Nabi Muhammad SAW telah melarang orang minum sambil berdiri.” Lalu Qatadah bertanya kepada Anas: “Kalau makan bagaimana?” Ia pun menjawab: “Hal itu (makan dengan cara berdiri itu) lebih buruk dan jahat.” (H.R. Imam Muslim).

4. Ambil makanan secukupnya

Menyisakan makanan sama saja bersifat mubazir dan bisa menjadi dosa.

“Dari Jabir berkata, Rasulullah SAW menyuruh membersihkan sisa makanan yang di piring maupun yang di jari, seraya bersabda: “Sesungguhnya kalian tiada mengetahui di bagian manakah makananmu yang mengandung berkah.” (H.R. Imam Muslim).

Bahkan Allah SWT menyatakan dengan tegas dalam ayat Al-Quran yang maknanya: “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros, mubadzir. (Karena) Sesungguhnya orang yang berbuat mubadzir itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (Q.S. Al-Isra’ ayat 26-27).

Demikianlah pembahasan terkait adab makan dalam islam agar kenyang dan berlimpah, dan semoga dapat bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *