Kamu Masih Buang-Buang Makanan? Mending Stop dari Sekarang

Kamu Masih Buang-Buang Makanan? Mending Stop dari Sekarang

Kamu Masih Buang-Buang Makanan? Mending Stop dari Sekarang, Indonesia adalah negara yang menduduki peringkat kedua sebagai negara terbanyak menghasilkan limbah makanan. Hal tersebut tercantum dalam laporan berjudul “Fixing Food: Towards the More Sustainable Food System” yang dirilis The Economist pada 2011. Dalam laporan tersebut dinyatakan bahwa rata-rata orang Indonesia membuang pangan sekitar 300 kilogram setiap tahunnya.

Selain menjadi suatu  hal yang memprihatinkan, hal tersebut juga menjadi ironi tersendiri, pasalnya di waktu yang sama, masih ada banyak orang Indonesia yang mengalami kekurangan pangan bahkan kerap kali merasakan kelaparan.

Berdasarkan data dari sebuah riset menunjukan bahwa pada tahun 2018, angka balita yang mengalami gizi buruk di indonesia tercatat 17,7%. Angka tersebut relatif mengalami penurunan yang jika dibandingkan dengan tahun 2013 yang mencapai hingga 19,6%.

Limbah makanan telah menjadi masalah global, yang dimana selain mubazir, limbah makanan juga dapat berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar. Limbah makanan dapat menjadi penyebab dari pencemaran yang juga dapat memicu terbentuknya polusi udara.

Ketika limbah makanan dibuang di tempat sampah dan mengalami pembusukan maka makanan tersebut akan memicu terjadinya timbul gas metana. Gas metana merupakan salah satu pemicu terjadinya pemanasan global yang berasal dari karbon dioksida.

Mengurangi kebiasaan buruk dalam membuang makanan berarti kita telah berkontribusi untuk menjaga bumi dan mengurangi dampak kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh limbah makanan.

Pesan Untuk Anda yang Masih Suka Membuang-Buang Makanan

Bagi anda yang masih suka dengan membuang buang makanan, sebaiknya simak penjelasan berikut ini.

1. Membuang makanan sama halnya mencuri makanan dari orang miskin

Setiap rezeki yang anda peroleh, sebenarnya ada hak orang lain yang dititipkan melalui rezeki anda, begitu pula dengan makanan yang anda peroleh. Kelebihan makanan yang anda miliki sebaiknya disisihkan untuk orang orang yang membutuhkannya. Jika tidak, maka sama halnya dengan anda mencuri hak mereka.

2. Tuhan membenci orang-orang yang menyia-nyiakan harta, termasuk membuang makanan

Segala sesuatu yang kita peroleh dalam kehidupan merupakan anugrah yang diberikan oleh Allah SWT. Jadi jika anda membuang makanan, sama halnya dengan anda tidak mensyukuri segala sesuatu yang diberikannya. Perbuatan tersebut tentu perbuatan yang sangat tidak disukai oleh Allah sebagai pemberi rezeki.

 3. Di waktu yang sama, banyak saudara-saudara kita yang kelaparan dan kekurangan gizi

Masih ada banyak diluar sana teman teman kita yang membutuhkan makanan dan bahkan mereka rela mengunyah makanan makanan sisa yang mungkin terlihat menjijikan bagi anda. Dari pada anda membuang makanan, lebih baik anda berhemat dan membantu mereka yang membutuhkan di luar sana.

4. Bahkan mereka harus berjuang dari ancaman busung lapar hingga mati kelaparan

Sebelum anda akan membuang makanan, ingatlah bahwa ada banyak saudara kita di luar sana yang mengalami masalah gizi buruk dikarenakan mereka kerap kali menahan lapar dan mengkonsumsi makanan yang tidak layak.

5. Masihkah tega menyisakan makanan atau membuangnya?

Di saat bocah-bocah kecil itu kekurangan makanan, masihkah anda tega menyisakan atau membuang makanan? Ingatlah, sedikit apapun makanan yang anda buang, itu akan sangat berarti bagi mereka. Di sisi lain, anak-anak kecil itu adalah generasi penerus yang seharusnya mendapat penghidupan yang layak.

Maka mulailah dari sekarang untuk lebih menghargai makanan demi menjaga lingkungan dan membantu saudara saudara kita yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *