Mencari Solusi Dalam Menghadapi Masalah Sesuai Islam

Mencari Solusi Dalam Menghadapi Masalah Sesuai Islam

Mencari Solusi dalam Menghadapi Masalah sesuai Islam Masalah di dunia merupakan suatu ujian yang allah berikan kepada kita. Dimana masalah tersebut bisa jadi dari kita sendiri yang dimana , kita sudah banyak sekali melakukan perbuatan dosa , maka akan timbul masalah pada diri kita, yang dimana masalah tersebut menjadi  untuk penghapusan dosa kita.

Sebagai seorang muslim disaat kita terkena masalah ataupun musibah . semua itu akan datang kepada kita dalam silih  berganti dimana dalam menghadapi masalah dan mencari solusinya adalah  kita hanya bersabar saat mendapat masalah dan kita diharuskan untuk selalu bersyukur saat mendapatkan nikmat yang allah berikan  kepada kita.berikut cara mencari solusi dalam menghadapi masalah sesuai islam.

Pertama ; Mengimani takdir ilahi

Prlu kita ketahui  cobaan yang kita hadapi  semuanya sudah ditakdirkan  oleh allah subhanahu wata’ala sejak  50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi yang pasti akan terjadi. Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.”  (HR. Muslim no. 2653, dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash.)

Dengan Kita beriman kepada takdir allah ta’ala , maka ini akan menjadikan landasan kebaikan dan akan membuat seseorang semakin ridha dalam menghadapi cobaan. Ibnul Qayyim mengatakan.

“Landasan setiap kebaikan adalah jika engkau tahu bahwa setiap yang Allah kehendaki pasti terjadi dan setiap yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi.”  (Al Fawaid, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, hal. 94, Darul ‘Aqidah, cetakan pertama, tahun 1425 H.)

Kedua :  Selalu yakin ada hikmah dibalik cobaan

Allah Ta’ala berfirman:

“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia.” (QS. Al Mu’minun: 115-116)

Ketiga : Musibah yang kita hadapi belum seberapa

Kita ketahui nabi kita shallallahu alaihi Wasallam  cobaan nya sangatlah berat , beliau dicaci, di siksa dan di cemooh  oleh orang-orang  musyrik dengan segala cara.  Jika kita merenungkan musibah yang dialami oleh beliau. Maka kita secara tidak langsung akan merasa ringan menghadapi musibah  kita sendiri sebab musibah kita dibanding beliau tidaklah seberapa . Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Musibah yang menimpaku sungguh akan menghibur kaum muslimin.”  (Shahih Al Jami’, 5459, dari Al Qasim bin Muhammad. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Keempat : Semakin Iman kita Kuat , kita semakin diuji

Dari Mush’ab bin Sa’id -seorang tabi’in- dari ayahnya, ia berkata,

“Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

“Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka semakin berat pula ujiannya. Apabila agamanya lemah, maka ia akan diuji sesuai dengan kualitas agamanya. Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa.” (HR. Tirmidzi no. 2398, Ibnu Majah no. 4024, Ad Darimi no. 2783, Ahmad (1/185). Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 3402 mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Kelima : Selalu Yakin , Dibalik kesulitan akan ada Kemudahan

Dalam surat Alam Nasyroh, Allah Ta’ala berfirman,

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 5)

Ayat ini pun diulang setelah itu,

“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 6).

Qatadah mengatakan, “Diceritakan kepada kami bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberi kabar gembira pada para sahabatnya dengan ayat di atas, lalu beliau mengatakan,

“Satu kesulitan tidak mungkin mengalahkan dua kemudahan. ( Dikeluarkan oleh Ibnu Jarir Ath Thabari dalam kitab tafsirnya. Lihat Tafsir Ath Thobari, 24/496, Dar Hijr.)

Semoga penjelasan  cara mencari solusi dalam menghadapi masalah sesuai islam diatas bisa membuat kita semakin meneguhkan kita dalam menghadapi segala cobaan dan ujian dari Allah Subhanahu wa ta’ala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *