Surat Al-Isra Ayat 26-27: Larangan Menyia-Nyiakan Makanan

Surat Al-Isra Ayat 26-27: Larangan Menyia-Nyiakan Makanan

Surat Al-Isra Ayat 26-27: Larangan Menyia-Nyiakan Makanan, Indonesia adalah negara yang masuk ke urutan kedua sebagai negara penghasil limbah makanan terbanyak hal tersebut menandakan bahwa cukup banyak masyarakat Indonesia yang memiliki kebiasaan dalam membuang makanan, yang padahal kasus kekurangan pangan di indonesia masih cukup banyak terjadi.

Prilaku membuang makanan tentu tidaklah baik, sebab dalam ajaran Islam, membuang makanan sama halnya dengan tidak mensyukuri nikmat dan rezeki yang Allah limpahkan. Membuang makanan sama halnya dengan pemborosan, yang sementara pemborosan adalah suatu hal yang dilarang dalam Islam seperti yang disampaikan dalam  Surat Al-Isra Ayat 26-27

وَاٰتِ ذَا الْقُرْبٰى حَقَّهٗ وَالْمِسْكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيْرًا  

  1. Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِ ۗوَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

  1. Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.

Dampak Buruk Membuang Makanan

Memiliki kebiasaan membuang makanan sama halnya dengan membuang atau mengambil hak orang lain yang telah dititipkan melalui rezeki kita.

1. Membuang makanan sama halnya mencuri makanan dari orang miskin

Setiap rezeki yang kita peroleh terkandung hak orang lain seperti fakir, yatim, dan lainnya. Membuang makanan sama halnya dengan mencuri makanan dari mereka yang membutuhkannya. Daripada membuang makanan ada baiknya jika makanan lebih disisihkan dan disedekahkan kepada orang orang yang membutuhkannya.

2. Tuhan membenci orang-orang yang menyia-nyiakan harta, termasuk membuang makanan

Segala sesuatu yang kita peroleh dalam kehidupan merupakan anugrah yang diberikan oleh Allah SWT. Jadi jika anda membuang makanan, sama halnya dengan anda tidak mensyukuri segala sesuatu yang diberikannya. Perbuatan tersebut tentu perbuatan yang sangat tidak disukai oleh Allah sebagai pemberi rezeki.

 3. Di waktu yang sama, banyak saudara-saudara kita yang kelaparan dan kekurangan gizi

Masih banyak saudara kita di luar sana yang merasa kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Mereka bahkan rela mengunyah makanan yang  mungkin menurut anda sudah tidak layak untuk di makan. Hilangkan kebiasaan buruk anda dalam membuang makanan dan akan jauh lebih baik disedekahkan dari pada di buang.

4. Bahkan mereka harus berjuang dari ancaman busung lapar hingga mati kelaparan

Sebelum anda akan membuang makanan, ingatlah bahwa ada banyak saudara kita di luar sana yang mengalami masalah gizi buruk dikarenakan mereka kerap kali menahan lapar dan mengkonsumsi makanan yang tidak layak.

5. Banyak Anak Anak yang Kekurangan Gizi 

Coba anda perhatikan, banyak di luar sana anak anak yang mengalami masalah gizi yang dikarenakan keluarga tidak memiliki kemampuan untuk memberikan makanan sehat dan bergizi. Masihkah anda tega melihat kondisi mereka yang memprihatinkan.? Sepertinya bukanlah hal yang terpuji jika anda lebih memilih membuang makanan daripada membantu mereka.

6. Membuang Makanan Perilaku yang Dibenci Allah

Sebagai umat muslim, pastinya anda tau bahwa segala rezeki yang kita peroleh semata dari Allah SWT. Membuang makanan sama halnya dengan tidak menyukai atau mensyukuri pemberian Allah SWT. Kebiasaan buruk membuang makanan mungkin saja akan membuat Allah marah dan rezeki yang seharusnya mudah untuk didapatkan akan menjadi sulit.

Maka dari itu, mari kita bersama sama untuk lebih menghargai makanan dengan tidak membuangnya. Jika ada makanan lebih, maka sebaiknya bagilah dan sedekahkan kepada orang orang terdekat seperti tetangga, teman dan lain lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *