Tahun Baru Islam, 4 Amalan Sunnah Di Bulan Muharram

Tahun Baru Islam, 4 Amalan Sunnah Di Bulan Muharram

Tahun Baru Islam, 4 Amalan Sunnah Di Bulan Muharram.bulan Muharram adalah Syahrullah ( Bulan Allah). Suri tauladan dan Panutan kita , Rasulullah shallallahu alaihi wasallam  Bersabda:

”Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) yaitu Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 2812)

Bulan Muharram betul-betul istimewa karena disebut syahrullah yaitu bulan Allah, dengan disandarkan pada lafadz jalalah Allah. Karena disandarkannya bulan ini pada lafazh jalalah Allah, inilah yang menunjukkan keagungan dan keistimewaannya. (Lihat Tuhfatul  Ahwadzi, Al Mubarakfuri, 3/368, Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah.)

Adapun 4  Amalan Sunnah Di bulan Muharram

  1.   Memperbanyak  Berpuasa

Anjuran  memperbanyak puasa di bulan muharram  tetapi tidak berpuasa selama sebulan penuh. Dari Aisyah Radhiallahu ; anhu berkata:

“Aku tidak pernah melihat Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan. Aku tidak pernah melihat beliau banyak puasa dalam sebulan selain pada bulan Sya’ban.” (HR. Muslim no. 1156).

Yang lebih afdhol, dalam menjalankan puasa di bulan muharram adalah  puasa Asyura,  yaitu pada waktu tanggal 10 muharram , Abu Qatadah Al Anshari berkata,

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ”Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162).

Untuk menyelisihi yahudi, kita diperintahkan untuk melakukan puasa pada hari sebelumnya, yaitu berpuasa pada hari kesembilan (Tasu’a) . Ibnu Abbas Radhiallahu ‘anhuma  berkata kalau ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam Melakukan Puasa hari ‘Asyura dan memerintahkan kaum muslimin untuk melakukannya , Pada saat itu ada yang berkata.,

“Wahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nasrani.” Lantas beliau mengatakan,

“Apabila tiba tahun depan –insya Allah (jika Allah menghendaki)- kita akan berpuasa pula pada hari kesembilan.” Ibnu Abbas mengatakan,

“Belum sampai tahun depan, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sudah keburu meninggal dunia.” (HR. Muslim no. 1134)

 

  1.   Memperbanyak sedekah

memperbanyak sedekah Pada bulan Muharram jauh lebih dicintai Allah Subhanahu wa ta’ala. Masalah ini dibahas dalam beberapa ayat suci Alquran. Seperti Surat Al Baqarah Ayat 195 dan Surat Al Baqarah 215.

Artinya: “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS Al Baqarah: 195)

Artinya: “Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: ‘Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan. Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.” (QS Al Baqarah: 215)

  1.   Bertaubat

Bulan Muharram yang tepatnya pada hari asyura merupakan waktu yang terbaik untuk bertaubat. Kesucian Muharram sebagai awal tahun Hijriyah  ini menjadi Momentum  untuk berintrospeksi diri (muhasabah) untuk kemudian bertaubat (taubat Nasuha) dan melakukan peningkatan amal shaleh,

  1.   Dzikir

Tahun baru Islam Menjadi waktu yang sangat baik untuk Banyak mengingat Allah atau berdzikir.

Adapun perintah untuk mengingat Allah ini Telah disebutkan di beberapa surat Dalam Al Quran, Allah Berfirman Dalam QS . AL-Ahzab ayat 41-42, yang artinya , hai orang –orang yang beriman , Berdzikirlah (dengan menyebut Nama ) allah, Dzikir yang sebanyak –banyaknya. Dan Bertasbihlah kepada –Nya di waktu pagi dan petang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *